Bismillahirrohmaanirrohiim.
Maha Besar Allah yang telah meciptakan manusia sebagai makhluk yang mulia.
Saudaraku seiman dan seagama, ditengah kesibukan yang menyita waktu
kita, marilah kita renungkan sejenak tentang diri kita ini. Dari apa
kita diciptakan, untuk apa kita hidup didunia ini dan kemana kita
setelah mati?
Renungkanlah perjalanan hidup kita mulai dari alam rahim sampai kita pindah kea lam kubur, dan seterusnya.
Perjalanan hidup yang dapat kami sampaikan melalui gambar dibawah ini
adalah saat ketika kita dialam rahim ibunda tercinta sampai di antar ke
pusara.
Bertemunya sel telur dan sperma.
Sperma dan sel telur yang bertemu, kemudian bersatu membentuk sel
tunggal disebut zigot. Sel ini kemudian membelah dan memperbanyak diri
dan merupakan cikal bakal manusia. Beberapa minggu setelah penyatuan
ini, sel-sel yang terbentuk mulai tumbuh berbeda satu sama lain, dengan
mengikuti perintah rahasia yang diberikan kepada mereka. Sungguh sebuah
keajaiban besar.
Atas ijin Allah janin itu lahir kealam dunia melalui seorang ibu yang penuh pengorbanan.
Lalu tumbuh menjadi bayi yang sangat lucu dan menggemaskan.
Pada masa ini segalanya berlangsung ceria.
Indahnya masa remaja yang penuh romansa, namun ingat saat usia ini
seharusnya kita mawas diri bahwa masa depan sedang menanti kita.
Masa pernikahan yang menjadi transisi antara masa remaja ke masa dewasa.
Kehidupan bahagia mawaddah warohmah yang jadi idaman kita.
Masa tua yang tiada daya.
Apa yang dapat kita banggakan ketika kita sudah harus pindah kealam lain?
Di dalam As Shahih diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :
Apabila seorang anak Adam meninggal, maka akan terputus amalannya kecuali tiga perkara :
1. Shadaqoh jariyah
2. Ilmu yang bermanfaat,
3. Anak shalih yang mendoakan kepadanya.
Kamis, 12 April 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar